Sabtu, 18 Mei 2024

Terawulf telah membuat langkah besar dalam industri penambangan cryptocurrency dengan peluncuran fasilitas penambangan bitcoin bertenaga nuklir pertama mereka di Amerika Serikat. Fasilitas Nautilus, yang terletak di Pennsylvania, kini telah beroperasi dan memasok 1 exahash per detik (EH/s) tenaga pertambangan. Dengan ini, Terawulf telah menjadi pemimpin dalam penambangan mata uang kripto bebas karbon dan sudah berencana untuk memperluas operasinya. Tonggak penting dalam penambangan mata uang kripto ini terjadi setelah kerja keras dan dedikasi selama berbulan-bulan dari tim Terawulf. 8,000 penambang bitcoin sirkuit terintegrasi khusus aplikasi (ASIC) telah dikirimkan dan 8,000 lainnya akan segera bergabung dengan mereka. Artikel ini akan membahas apa yang menjadikan fasilitas ini terobosan dan bagaimana hal itu dapat membentuk masa depan penambangan mata uang kripto.

Terawulf Pionir Penambangan Cryptocurrency Bebas Karbon dengan Energi Nuklir

Terawulf, perusahaan penambangan cryptocurrency terkemuka, baru saja diberi energi fasilitas penambangan bitcoin pertama yang didukung oleh energi nuklir berkelanjutan. Rig penambangan ASIC baru yang berkapasitas 8.000 unit telah beroperasi sejak April 2021 di Nautilus Mining Facility di Pennsylvania dan memberikan peluang bagi Terawulf untuk memanfaatkan sumber energi yang andal dan bebas karbon ini.

Pembangkit listrik tenaga nuklir ini memberi Terawulf tarif listrik tetap sekitar $0,02 per kilowatt-jam (kWh), yang jauh lebih rendah dibandingkan tarif listrik rata-rata nasional sekitar $0,11 per kWh untuk pengguna komersial. Dengan mengandalkan sumber tenaga bersih seperti energi nuklir, Terawulf mampu mengurangi biaya operasionalnya dan mempertahankan keunggulan kompetitif dibandingkan penambang kripto lain yang mengandalkan sumber bahan bakar fosil.

Fasilitas Nautilus adalah fasilitas penambangan bitcoin pertama dari jenisnya yang menerima energi bebas karbon 24/7 dari pembangkit listrik tenaga nuklir Susquehanna berkapasitas 2,5 GW di Pennsylvania. Karena harga bitcoin telah meningkat secara signifikan sejak akhir tahun lalu, banyak operasi penambangan memperluas kehadiran mereka di Pennsylvania, tertarik oleh rendahnya biaya listrik yang dihasilkan oleh pembangkit listrik tenaga nuklir.

Mawson Infrastructure Group meluncurkan operasi penambangan yang berbasis di Pennsylvania setelah keluar dari Australia dan Terawulf memperluas fasilitas Lake Mariner di New York. Fasilitas Nautilus yang baru akan bertindak sebagai titik fokus untuk rencana ekspansi tambahan dan akan membantu Terawulf tetap menjadi yang terdepan dalam industri yang sedang berkembang.

Singkatnya, pencapaian penting Terawulf dalam mendukung operasi penambangan bitcoin dengan energi nuklir menandai langkah maju yang signifikan dalam pencarian metode bebas karbon dalam memproduksi mata uang kripto. Biaya operasional yang rendah karena berkurangnya biaya energi dapat menempatkan Terawulf selangkah lebih maju dibandingkan penambang lain yang mengandalkan bahan bakar fosil, sehingga memungkinkan mereka untuk lebih memperluas operasinya dan meningkatkan pangsa pasarnya.

Peluncuran fasilitas penambangan Bitcoin bertenaga nuklir Terawulf menandai tonggak penting dalam upaya mengurangi emisi karbon di industri penambangan mata uang kripto. Pengembangan inovatif Terawulf ini tidak hanya mengurangi emisi dan berkontribusi terhadap lingkungan yang lebih sehat, namun juga membantu menjadikan sektor ini lebih dekat untuk menjadi sumber energi yang lebih berkelanjutan dan andal. Dengan rencana untuk memperluas operasinya, Terawulf membuka jalan bagi masa depan penambangan mata uang kripto yang hemat energi, andal, dan ramah lingkungan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang penambangan Bitcoin

Berapa biaya untuk menambang 1 BTC?

Biaya menambang satu Bitcoin bisa sangat bervariasi tergantung pada jenis peralatan penambangan yang digunakan, biaya listrik, dan lokasi operasi penambangan. Secara umum, diperkirakan biayanya sekitar $5.000 untuk menambang satu Bitcoin.

Berapa banyak listrik yang digunakan rig penambangan per hari?

Jumlah listrik yang digunakan rig penambangan per hari bergantung pada beberapa faktor, termasuk jenis peralatan, jumlah GPU, dan pengaturan penambang. Secara umum, rig penambangan dasar dengan 6 GPU dapat mengonsumsi hingga 1200 watt per hari, bergantung pada pengaturan dan perangkat keras spesifik.

Berapa banyak listrik yang digunakan penambang Bitcoin?

Jumlah listrik yang digunakan penambang Bitcoin bergantung pada beberapa faktor, termasuk jenis perangkat keras penambangan dan kesulitan penambangan saat ini. Antminer S9, misalnya, dapat mengonsumsi daya hingga 1350 watt saat menambang. Rata-rata, penambang Bitcoin akan menggunakan antara 1,500 dan 3,000 watt.

Buletin

Berlangganan Newsletter saya untuk posting blog baru, tips & foto baru. Mari tetap update!

Tinggalkan komentar

* Dengan menggunakan formulir ini, Anda setuju dengan penyimpanan dan penanganan data Anda oleh situs web ini.

Ikuti kami

CryptokenTop

CrypTokenTop adalah situs web yang didedikasikan untuk menyediakan informasi dan analisis komprehensif tentang dunia cryptocurrency. Kami membahas topik seperti Bitcoin, Ethereum, NFT, ICO, dan topik crypto populer lainnya. Misi kami adalah membantu orang mempelajari lebih lanjut tentang ruang crypto dan membuat keputusan berdasarkan informasi tentang investasi mereka. Kami menyediakan artikel mendalam, analisis, dan ulasan untuk pemula dan pengguna berpengalaman, sehingga semua orang dapat memanfaatkan dunia cryptocurrency yang terus berkembang.

© 2023 Semua Hak Dilindungi Undang-Undang. CryptokenTop

id_IDBahasa Indonesia