Sabtu, 13 April 2024

Fluent Finance, sebuah startup Amerika yang didirikan pada tahun 2020 dengan fokus menjembatani kesenjangan antara sistem perbankan tradisional dan teknologi Web3, telah menyatakan kolaborasi strategis dengan Kementerian Ekonomi Uni Emirat Arab (UEA). Kemitraan ini berada di bawah inisiatif Nextgen FDI, sebuah program yang bertujuan untuk membekali perusahaan digital dengan sumber daya yang diperlukan untuk memulai dan memperluas operasi di UEA.

Perusahaan mengumumkan upaya kolaboratif ini pada bulan Juli dan berencana untuk meluncurkan solusi teknologinya, yang dikenal sebagai Jembatan Ekonomi Lancar, di UEA. Platform ini dirancang untuk menyederhanakan transaksi keuangan lintas batas menggunakan token deposit dan teknologi blockchain. Token setoran pada dasarnya didukung oleh setoran perbankan aktual, yang konon memastikan keamanan dan keandalan transfer ini.

Saat ini, Fluent Finance sedang dalam tahap uji coba di Kenya dan berambisi untuk membangun saluran digital dengan lembaga keuangan di UEA.

Penekanan UEA pada Aset Digital

UEA menonjol karena kerangka hukumnya yang ramah Web3, yang membedakannya dari negara lain. Hal ini memungkinkannya untuk mendukung startup seperti Fluent Finance melalui program seperti Nextgen FDI. Bradley Allgood, CEO Fluent Finance, mengindikasikan bahwa UEA adalah pilihan yang tepat untuk debut teknologi penyelesaian keuangan lintas batas mereka.

Allgood menguraikan:

Lanskap peraturan di UEA persis seperti yang dibutuhkan oleh Web3 seperti Fluent untuk pertumbuhan dan pengembangan produk. Kombinasi canggih antara kebijakan peraturan progresif, visi berorientasi masa depan, dan aspirasi teknologi UEA memberikan landasan ideal untuk ekspansi produk dan organisasi kami.

Thani Al Zeyoudi, Menteri Negara Perdagangan Luar Negeri UEA, menyatakan bahwa kemitraan ini melambangkan upaya berkelanjutan negara tersebut untuk menjadikan dirinya sebagai pusat teknologi Web3 dan blockchain.

Al Zeyoudi mengartikulasikan bahwa UEA telah muncul sebagai “pendukung utama modernisasi sistem perdagangan global, sekaligus menjadi tempat yang mendorong pengembangan teknologi dan aplikasi yang dapat mewujudkan ambisi ini.”

Dia lebih lanjut menekankan bahwa mata uang digital memiliki “kemampuan untuk meningkatkan efektivitas dan jangkauan rantai pasokan global.”

Apa pendapat Anda mengenai inisiatif FDI Nextgen UEA dan kemitraannya dengan Fluent Finance? Kami mengundang Anda untuk membagikan pandangan Anda di bagian komentar di bawah.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ) tentang Keuangan Lancar dan Kemitraan UEA

Apa tujuan utama kemitraan antara Fluent Finance dan Kementerian Ekonomi UEA?

Tujuan utama dari kolaborasi ini adalah untuk berinovasi di bidang teknologi token deposit, yang dirancang untuk memfasilitasi transaksi keuangan lintas batas. Fluent Finance bermaksud memanfaatkan kerangka peraturan UEA yang ramah Web3 untuk memperluas operasinya di negara tersebut.

Program apa yang memfasilitasi kemitraan ini?

Kemitraan ini difasilitasi oleh program FDI Nextgen, sebuah inisiatif yang bertujuan untuk menyediakan sumber daya yang dibutuhkan perusahaan digital untuk memulai dan meningkatkan operasi di Uni Emirat Arab.

Di mana Fluent Finance akan memulai operasinya?

Fluent Finance berencana untuk memulai operasinya di Uni Emirat Arab, khususnya berfokus pada peluncuran solusi teknologinya yang dikenal sebagai Fluent Economic Bridge.

Apakah Fluent Economic Bridge sudah beroperasi di tempat lain?

Ya, Jembatan Ekonomi Lancar sudah diuji dalam program percontohan di Kenya. Fluent Finance bertujuan untuk membangun koridor digital antara lembaga keuangan di Kenya dan UEA.

Apa peran token deposit dalam kemitraan ini?

Token deposit akan menjadi landasan bagi teknologi Fluent Economic Bridge. Dana tersebut didukung oleh simpanan perbankan aktual dan dimaksudkan untuk memberikan keamanan dan keandalan dalam transaksi keuangan lintas batas.

Bagaimana sikap UEA terhadap teknologi Web3 dan blockchain?

Uni Emirat Arab memiliki kerangka hukum ramah Web3, yang kondusif bagi pertumbuhan startup di bidang aset digital dan teknologi blockchain. Hal ini bertujuan untuk menjadikan dirinya sebagai pusat teknologi baru ini.

Siapa saja individu kunci yang terlibat dalam kemitraan ini?

Bradley Allgood, CEO Fluent Finance, dan Thani Al Zeyoudi, Menteri Negara Perdagangan Luar Negeri UEA, adalah tokoh-tokoh penting yang secara publik dikaitkan dengan kemitraan ini.

Apa potensi manfaat yang dilihat Thani Al Zeyoudi dalam mata uang digital?

Thani Al Zeyoudi menekankan bahwa mata uang digital memiliki potensi untuk meningkatkan efisiensi dan jangkauan rantai pasokan global, sehingga memodernisasi sistem perdagangan multilateral.

Lebih lanjut tentang Fluent Finance dan Kemitraan UEA

Buletin

Berlangganan Newsletter saya untuk posting blog baru, tips & foto baru. Mari tetap update!

Tinggalkan komentar

* Dengan menggunakan formulir ini, Anda setuju dengan penyimpanan dan penanganan data Anda oleh situs web ini.

Ikuti kami

CryptokenTop

CrypTokenTop adalah situs web yang didedikasikan untuk menyediakan informasi dan analisis komprehensif tentang dunia cryptocurrency. Kami membahas topik seperti Bitcoin, Ethereum, NFT, ICO, dan topik crypto populer lainnya. Misi kami adalah membantu orang mempelajari lebih lanjut tentang ruang crypto dan membuat keputusan berdasarkan informasi tentang investasi mereka. Kami menyediakan artikel mendalam, analisis, dan ulasan untuk pemula dan pengguna berpengalaman, sehingga semua orang dapat memanfaatkan dunia cryptocurrency yang terus berkembang.

© 2023 Semua Hak Dilindungi Undang-Undang. CryptokenTop

id_IDBahasa Indonesia